UMIKA.ID, Karawang,- Bersumber dari MEE. Google telah mengembalikan sebuah aplikasi ponsel populer yang dirancang untuk membantu orang-orang memboikot perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Israel, beberapa hari setelah aplikasi tersebut dihapus dari Play Store.

Aplikasi No Thanks memungkinkan pengguna untuk memindai barcode produk atau memasukkan nama mereka untuk mengetahui apakah barang tersebut terkait dengan Israel.

Diluncurkan pada 13 November, No Thanks telah diunduh lebih dari 100.000 kali sebelum akhirnya dihapus dari Play Store pada 30 November.

Menurut pengembangnya, aplikasi ini dihapus karena ada kalimat dalam deskripsi yang berbunyi: “Selamat datang di No Thanks, di sini Anda bisa melihat apakah produk yang ada di tangan Anda mendukung pembunuhan anak-anak di Palestina atau tidak.”

Pada tanggal 3 Desember, Google mengembalikan aplikasi tersebut ke Play Store dengan deskripsi baru: “Aplikasi kami menyederhanakan proses pemindaian barcode dan mencari produk yang masuk dalam daftar gerakan boikot.”

Sementara itu Liyan Fitri dari Nurhasanat Peduli, menerima donasi Palestina Sebesar Rp. 8.000.000,- dari DKM Al-Barkah dan Karyawan PT. Hamatetsu Indonesia yang diserahkan oleh Ibu Yumi HRD dan Bapak. Djaji Ketua DKM.

Liyan mengatakan “Alhamdulillah, kami menerima donasi palestina sebesar Rp. 8.000.000,- dari DKM Al-Barkah dan Karyawan PT. Hamatetsu Indonesia, Jazakumulloh khoiron katsiron, semoga ini bisa membantu saudara-sauadara kita di palestina”. Selasa (5/12/2023).