Sepak Terjang Jamaah Tabligh : India Kini Muslimin Terbesar di Dunia

0
94

Oleh : Abdurrahman Lubis

Kisah warga Muslim di sebuah masjid di Delhi, India.
Terlepas dari kontroversi ujaran kebencian terhadap Islam yang baru-baru ini terjadi di India, negara anak benua itu diprediksi akan menjadi negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia. Hal itu disampaikan dalam sebuah studi yang digarap oleh Pew Research Center, lembaga think-tank di Amerika Serikat.Menurut studi ini, India akan menyalip Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar.

Prolog:

Ketika awal-awal dakwah Tabligh dengan langkah terseok Maulana Ilyas Rahimahullah, di India, sekitar tahun 1920, waktu itu jumlah Muslimin hanya sekitar 8 persen dari 900 juta orang.
Maka kerja dakwah dilaksanakan terus-menerus oleh Maulana Ilyas, dalam 10 tahun berkembang menjadi 18 persen dari 1,1 milyar.

Kerja lagi, kerja lagi , maka Maulana Ilyas menambah kawan-kawan keserja dakwah, antar kampung, antar kota, antar provinsi bahkan antar negara, maka kemajuan dakwah berkembang lagi. Setelah 10 tahun menjadi 28 persen Muslimin dari 1,3 miliar penduduk India.

Maka ini satu perkembangan sangat “fenomenal” dan menakjubkan, karena negeri penyembah sapi itu sudah berkembang menjadi Negeri penyembah “Yang Menciptakan Sapi”. Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kalau kita lihat lagi secara global, maka penduduk India muslimnya sudah mayoritas. Indonesia mulai “tinggal nama” alias “jago kandang”. Mayoritas, tapi di negeri sendiri.
Sekarang muslimin Indonesia 285 juta, itu, ada tren menyusut, kare sebagian sudah murtaddin. Gencarnya
gerakan misionaris.
Muslimin India sekarang 28% dari 1.3 milyar, itu, hampir 400 juta.

Sementara penduduk muslimin di negara2 arab Saudi Arabia, Yaman, Qatar, Quait, dan lain-lain, itu, hanya sekitar 50-an juta, ditambah negara-negara muslim yang lain di Afrika, Eropa, Amerika.
England, ada perkembangan yang sangat signifikan.
kKalau 10 tahun lalu jumlah masjid hanya sekitar 300, 10 tahun kemudian, sekarang sudah mencapai 3000 mesjid.

Kalau jumlah mesjid bertamba, berarti penduduk muslimnya bertambah.
Dari penelitian ilmiyah all religion, semua agama, setiap tahun penduduk muslim di Inggris, meningkat antara 30-35%.
Jadi sudah tak asing lagi kalau kiaah gereja berubah jadi masjid. Suatu penelitian ilmiah yang diekspos, gerakan apa yang paling berpengaruh di seluruh dunia.
Dari gerakan, itu, dari 8 yang diteliti, ada 4 gerakan yang paling berpengaruh. Pertama, Yahudi. Kedua China. Ketiga, mafia atau gangster internasional dan keempat Jamaah
Tabligh (JT).

Yang empat kandidat ini diuji lagi maka tampillah nomor satu Jamaah Jabligh, paling banyak pengaruhnya, paling banyak pengikutnya.
Paling setia dan taat kepada pemimpin. Pengikutnya dari berbagai latar belakang dan komunitas.
Dari Jenderal sampai Kopral, dari direktur sampai kondektur. Dari profesor sampai orang awam, dari ulama sampai santri, bahkan dari orang buta sampai tuna rungu.
Dan hebatnya lagi pengikut jamaah tabligh ini bukan fanatik tapi setia dan taat kepada pimpinan ataupun Amir.
Mereka rela berkorban harta dan diri, sehingga mereka telah mengembara ke berbagai wilayah, daerah, negara dan benua. Ada yang naik pesawat, kapal laut, kendaraan darat dan ada yang jalan kaki.

Sekarang Jejak Langkah mereka sudah menjelajah tak kurang 150 negara di dunia. Apa kata Maulana Ilyas rahimahullah, dalam malfudzatnya, nanti Jamaah Tabligh, ini, akan diekspose di semua media. Artinya semua media tak bercerita lain, kecuali cerita tentang gerakan jamaah tabligh, yang keluar 40 hari, 4 bulan, 6 bulan, 1 tahun dan seterusnya.

Mereka berangkat dari kampung ke lembah, ke kota ke desa, Dari pulau ke benua. Dari cuaca dingin ke panas. Bahkan sampai ke Greenland (tanah hijau) mereka sudah mengirim jamaah.

DI Tel Afiv, Ibukota Israel, sudah masuk JT, padahal hubungan diplomatik, bilateral Indonesia- Israel sja belum cair.
Karena sakit hati umat Islam “belum sembuh” dalam kasus Palestina.
Tapi jamaah tabligh tak mungkin dihambat, karena mereka tahu orang-orang tabligh, ini, mengamalkan Islam dengan sesungguhnya.

Ahli Kitab :
Orang-orang Yahudi itu adalah ahli kitab yang mengetahui keadaan Islam, membaca kitab-kitab dan tahu bagaimana keadaan dan siapa yang betul2 mengamalkan Islam sesungguhnya.
Jadi kalau mereka melihat Jamaah Tabligh, ini, yang berjuag sesungguhnya untuk Islam, dan mereka tak mungkin merintanginya. Mereka mendapat bantuan langsung dari Robb mereka, yaitu Allah Subhanahu
Wa Ta’ala.

Begitulah kita lihat perkembangan hari ini diekspos oleh media-media masa, sampai ke akar-akarnya.

Wallahu yaf’alu maa yueiid.

Penulis,
Pemerhati Keislaman.

Artikel oni kuhadiahkan pahalanya ke Ibu dan ayah, guru2 Al Quran, rekan pekerja dakwah dan para masyaikh yang membuka “kunci” hidayah. Tidak komersil dan
Fii Sabilillah.