Aslinya Wanita Itu Tangguh

Buletin

Anakku, aslinya wanita itu tangguh, dan sangat tangguh.
Alloh subḥānahu wataʿālā dan Rosul-Nya sangat memuliakan wanita. Siapapun yang memuliakan wanita akan dimuliakan Alloh subḥānahu wataʿālā.

ان اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ

Artinya :”sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat” (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).

Wasiat Rosulalloh shallallahu ‘alaihi wa sallam, ummaty, shollu, nisa.

  • Hanya wanita yang bisa melahirkan.
    Banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh seorang wanita.
    Dari mengandung, melahirkan, sampai merawat anak.
    Dari belanja, memasak, menyajikan, sampai mengurus rumah.
    Dari pagi sampai petang, seluruh tenaganya untuk keluarga.
  • Wanita berjalan kaki nyaris sepanjang hari.
    Tidak jemu mengurus rumah tangga, sepanjang hari.
    Mereka berjalan mubeng dapur, sumur, kasur, tak kenal lelah.
    Ribuan kali memasak, ribuan kali menyapu, ribuan kali mencuci.
    Mereka tak jemu, mereka tak bosan, walau tidak dapat pujian.
  • Jadwal kerja wanita itu penuh sepanjang hari. Kalau ditulis jadwal kerja di papan tulis, maka akan penuh. Bangun tidur sholat, memasak, menyajikan sarapan keluarga. Agak siang dikit, belanja, antar anak sekolah, bersih-bersih. Waktu istirahat, kadang masih diganggu anak-anaknya.
  • Wanita bisa bertahan hidup, tanpa kehadiran suami. Ketika ditinggal mati suami, dia bisa bertahan, menggantikannya. Menjadi kepala keluarga, mengurus keluarga, dan cari nafkah. Jangan heran, ditangan janda, tiga anaknya jadi sarjana semua. Coba bayangkan, kalau istri meninggal dulu, apa yang terjadi.

Renungan:
Kata Rosulalloh shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang yang harus disayang: Ibu, ibu, ibu, baru kemudian bapak. Seorang ibu adalah segalanya bagi keluarga.

Kangen pondok, kangen kuliner, kangen kebersamaan, kangen semuanya. Abah

Sumber: https://t.me/grahapencerahjiwa